Arsip Kategori: Puisi

emmm…

Indra penciuman rada sensitif dengan aroma rindu. Emm…Ia hanya bisa mengobrak-abrik. Bahkan mengacaubalaukan  kerja Hati dan otak hingga tak sejalan. ( Heee, …?) Kalau kubilang benci dengan aroma rindu. Itu jelas sudah. Ibarat  Mentimun, benciku itu sampe masuk ke bijinya. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | 1 Komentar

Enjoying

Biru. Langit. Hujan. Mawar Putih. Gadis dibalik jendela kaca kamarnya.

Dipublikasi di Puisi | Meninggalkan komentar

Peka

Di kedalaman rasa-rasa manusia yang menaruh cinta pada kita, seringkali tak terbaca. Hanya karena lisannya keluh untuk mengungkapkan. Dan seringkali pula mata hati kita baru merasa, bahwa kita dicintai. Ketika rasa-rasa manusia itu tak lagi menyapanya. Menjauh. Pergi. Sampai akhirnya … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Meninggalkan komentar

Cemburu

Pada mereka yang sudah halal memiliki cinta. Aku cemburu Pada mereka  sepasang kekasih yang sudah berijab qabul. Aku cemburu Pada mereka berdua yang sudah sah memanggil dengan mesra pasangannya. Aku cemburu. Karena mereka sudah memiliki bertumpuk-tumpuk dan seluas-luasnya pahala setengah … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | 4 Komentar

Yiruma

Hening. Dini hari. Pada sebuah ruang cream. hanya  Yiruma menemani jari-jemari lembut menyentuh tuts-tuts piano. memainkan Rivers Flows in You, Moonlight, Kiss the rain, dan Do you. Pada hati yang mencoba meresapi. Pada mata yang sesekali terpejam…lalu melihat hitam putih … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Meninggalkan komentar

Aku Ingin

aku ingin membawamu terbang menikmati awan putih tempat kita bercerita tentang buku-bukumu tentang permainan kita dulu aku ingin membawamu terbang menikmati awan putih tempat kita merajut asa kau ucap :backpaker inginku yunda

Dipublikasi di Puisi | 2 Komentar

memahamimu

Aku tau, memang menyedihkan sekali, tika harapan dihempas kenyataan. Tapi tak bisa kita pungkiri jika qodaNya telah berkata. Taukah kau..gerimis malam itu, ditempatmu. Gerimis juga di tempatku. Sakit, aku tahu itu, karna aku juga pernah merasakannya Tapi meskikah kita berlarut-larut … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Puisi | Meninggalkan komentar