Kelas Peralihan


IMG_1883Mengajar di jenjang Kelas peralihan tingkat seperti kelas 7 (dari kelas 6 SD ke 1 SMP) membuat gaya kekanak-kanakan mereka masih terasa kental sekali. Lari sana sini. Belum selesai guru menerangkan satu kalimat, sudah protes duluan. Mudah mengeluh saat dikasih tuggas.

“alaaa miss”dengan gaya manjanya.

Maka terkadang tanpa disadari  guru juga  terstimulus dengan gaya mereka. Maksudnya saya. Tanpa disadari lagi ketika gaya tersebut mampir dalam jiwa seorang guru. Ia akan mengenang masa kekanakannya dulu.

“emmm dulu juga saya pernah seperti ini, dan ahaaa nikmat sekali rasanya tak banyak beban pikiran”.

Plong mau ketawa atau cekikikan atau loncat-loncat di kelas its so Fun, lari-lari,  and you can Say goodbye dengan keseriusan orang-orang dewasa

Mengajar di jenjang kelas peralihan Tingkat seperti kelas 10 (dari kelas 3 SMP ke 1 SMA)

Membuat guru melihat bunga-bunga remaja yang sedang beranjak dewasa. Dulu mereka slebor-sana-slebor sini.  Dengan gaya menerima  pelajaran iya-iya ogah. Mau-mau tapi banyak malesnya. Terlalu banyak masalah terhadap guru. Laporan-laporan guru A. B, C tentang si X, Y, Z. Mengapa saya bisa berkata demikian.  Karna dulu saya pernah mengajar mereka saat masih duduk di kelas  9. Ketika sebagian mereka tetap melajutkan di Yayasan sekolah yang sama namun jenjang yang berbeda dan otomatis akan tetap bertemu dengan gurunya yang satu ini (ngacung diri sendiri) .  Dan sekarang ini saat saya memasuki kelas-kelas mereka. Saya merasakan aura kedewasaan mulai muncul dalam pribadi mereka.

“Bagaimana rupa aura kedewasaan mereka itu?”

Mmm seperti sudah berkurangnya kebiasaan asal nyeplos, asal komentarnya, asal nyebut. Lebih banyak tata dan tutur bahasa yang enak didengar. Lebih memilih komunikasi dengan menghampiri guru yang bersangkutan. Aura seorang murid yang sedang belajar dewasa namun keluguan dan kepolosannya masih melekat. aihhh. seriusnya anak-anak ini amazed.

*Menemukan file ini, Mengingatkan saya pernah mengalami situasi menyenangkan menjadi guru disebuah sekolah nun jauh di Serambi Mekkah sana, dan merindukan mereka.

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan.. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s