Imajenasi


Beberapa film yang diangkat dari sebuah novel karya seorang penulis. Mengapa kebanyakan membuat kita cenderung kecewa dengan menonton/menikmati alur ceritanya?.

Terlepas, bahwa katanya ada beberapa bagian cerita dari sebuah buku yang tak bisa dimasukkan dalam bagian yang difilmkan.

Menurut saya.

Karena bisa jadi saat kita lebih dulu membaca isi buku sang penulis, kita sudah memiliki imajenasi sendiri tentang bagaimana rupa sang toko. Kita sudah punya imajenasi sendiri tentang setingan tempat yang digambarkan oleh sang penulis dalam bukunya itu. Kita sudah punya rasa sendiri ketika membaca ceritanya. Meletup, meledak, penasaran setengah mati, rasa membuncah-buncah, sedih tak terperih atau bawaan perasaan yang mendalam lainnya.  Ya kita sudah terpasung dalam imajenasi pikiran kita sendiri.

 Lantas saat difilmkan, tokoh yang dalam imajenasi kita tadi tergambarkan dan tak sama dengan yang kita pikirkan. Setting juga sangat tak sama dalam bayangan . Dan rasa pun jadi jauh…jauh…jauh  berbeda. Karena imajenasi kita telah dipotong. Karna imajensi kita sudah dieksekusi oleh dia sang pemilik skenario. Dan kita sudah masuk dalam penjara ‘ketetapan’ sang sutradara.

Dan WOW, imajenasi itu ternyata luas, sangat.. dan sangat luas. * berputar-putar  membentangkan tangan di padang Savana. Dengan jilbab berkibar-kibar oleh angin yang turut merayakan  euforia kesadaran akan luasnya imajenasi.

Tapi tetiba. Angin berhenti. Dan saya pun berhenti.

TIDAK. Tunggu dulu.

 Tentu setiap jalan hidup ada batasannya. Sepakat???

Maka begitu itu juga dalam berimajenasi ada batasan dan aturan

Ya.

Seperti kita tak akan bisa mengimajenasikan bagaimana rupa tuhan. 🙂

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di Artikel, FLP, Kepenulisan en Me.... Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s