emmm…


Indra penciuman rada sensitif dengan aroma rindu. Emm…Ia hanya bisa mengobrak-abrik. Bahkan mengacaubalaukan  kerja Hati dan otak hingga tak sejalan. ( Heee, …?)

Kalau kubilang benci dengan aroma rindu. Itu jelas sudah. Ibarat  Mentimun, benciku itu sampe masuk ke bijinya. (haikkk…:P) Bukan lagi di luar permukaan buah alias kulit. Atau pada lapisan dagingnya. Ia sudah sampai ke bagian Biji. Dalam.

lalu

Kalau Biji kutanam. Ia lebih banyak tingkah.  Menguak tanah . Tumbuh.  tak kenal musim. Membesar. Bercabang. Aish…rindu  memang selalu membuat ulah.

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Satu Balasan ke emmm…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s