Menelpon


Semalam, saya menelpon Ayah. Beberapa kali panggilan yang saya lakukan tak diangkatnya. Terakhir pas beliau angkat, suara di sana terdengar riuh, ramai. Ayah saya lagi menghadiri undangan maulid di tempat tetangga begitu pun dengan Ummi. Ayah bilang kalau suara saya kurang jelas terdengar. Saya putuskan ke Ayah kalau begitu biar di pending dulu sajalah. Ayah mengiyakan. Sebenarnya saya menelpon ayah hanya ingin mendengar suaranya saja….:). lagi pula Skype-an yang dilakukan dengan keluarga di palembang jarang sekali berhasil :(…

Hari minggu kemarin sebenarnya kami sudah telponan dan Skype-an. Lebih tepatnya Ayah yang menelpon saya. Biasa kalau ayah menelpon saya, itu pertanda bahwa sayalah personil keluarganya yang tak berhadir di acara kumpul-kumpul keluarga. Mungkin ayah ingin turut menghadirkan saya di acara tersebut meski via telpon :). 

Ya hari minggu kemarin pas kami sedang telponan. Terdengar suara tertawa-tawa di ujung sana. Entah apa yang mereka tertawai. Ayah seperti biasa selalu menanyakan keadaan saya. “Dea sehatkan?” . Pertanyaan itu tak pernah absent dalam pembicaraan kami. Ya memang begitulah orang tua kita. Perhatiannya tak pernah kering. Ayah pun mengabarkan kalau sekarang di rumah sudah ada Pak Dokter, dan sepertinya si Pak Dokter menempati kamar saya. Ya Pak dokter itu sepupu saya. Sepupu saya yang kalau sms-an selalu menuliskan : “hahaha”. lucu atau tak lucu, serius atau tak serius pun selalu dia tuliskan :” hahaha…”. 

Jadi keputusan Pending menelpon ayah. Saya lanjutkan dengan menelpon Mas bro, Adik saya yang ngakunya ganteng dan banyak fans.:D. Lalu guyonan-guyonan ala Adik-Ayuk (panggilan untuk saudari yang lebih tua di Palembang) pun terjadi. Si Robin menceritakan tentang dosennya yang dia kagumi. Dosennya yang gaul, Dosennya baru lepas sakit.  Rencana mengunjungi sang dosen. lalu ceritanya bersangkut paut dengan istilah anak-anak kelautan.

“emang dosen mas bro yang gaul itu ngajar mata kuliah apa?”

“ichtilogi”

“hee…dak ngerti.:(

“Ilmu tentang ikan”

“:D…hahaha…” 

“ish dah ketawo, apo yang lucu”

“lucu lagi binti aneh, kalau ilmu tentang ke-udangan, ke-cumian, ke-gurita-an ado?”

“ohhh…itu agek, nunggu aku jadi Doktor”

“weisss….ngeri bow”

Mas bro Obin (begitu saya memanggilnya). Menceritakan tentang liburannya yang berhasil  merubah  (power ranger kali) bentuk badannya. Melahap buku-buku saya yang ada di kamar (si mas bro ni kurang suka baca). Makanya saya heran saat liburannya itu Mas Bro selalu menanyakan judul buku dan pengarang Andrea Hirata, atau Dan Brown, Intinya bahwa liburan ini dia produktif (?).

Saya tanyakan apakah dirumah dirinya sedang sendirian. Si  Obin menjawab tidak, Dia berdua dengan Kak Apri (sepupu saya itu), yang lagi di kamar ngapalin nama-nama penyakit. 

Ketika sedang menelpon Obin, seseorang mengetuk pintu kamar, memberikan Flasdisk yang berisi modul bahan mengajar les komputer yang akan saya ajarkan. Saya bilang ke Obin 

” to be continue ya mas bro, ayuk lagi ado tugas”

” huuu…dak serulah”

“heee :)., wasalam”

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di My Diary. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s