Langit


Langit, bagiku tempat dimana jutaan doa terkumpul. Mengendap. Untuk menunggu kapan keinginan dari setiap juta pinta hamba Allah bereaksi sebagai jawaban dari RahmanNya.

Langit bukan hanya karena warnaya biru lantas aku begitu menyukainya. Tidak begitu juga. Karena dilangitlah bagiku misteri rahasia jutaan dari kehidupan manusia bumi disimpan rapi oleh sang maha Kasih. Tak terkecuali tentang kelanjutan kehidupanku

Lalu langit pula merupakan ‘kitab astronomi’ bagi para nelayan, sebagai petunjuk mereka untuk melaut, betapa maha baiknya Allah memberi mereka kitab yang maha luas itu dengan cuma-cuma.

Langit adalah satu dari representasi kemaha-Rahiman-NYA. Lukisan alam yang maha sempurna. Mencerahkan dengan sapuan-sapuan dari Cirrus, commulus dan stratus yang silih berganti.

Lalu Langit pula, tak pernah berhenti memamerkan kecantikannya tika malam menjelang. Ditampilkan keelokan rupa saat gelap menyelimuti bumi. Terkadang kecerahan malam tak terkalahkan pula oleh berbintangan, Bulan dan  sempat pula awan yang menawan masih setia mendampingi malam di langit.

Langit dimana kanvas Allah bereaksi saat pelangi ingin menumpang  sebagai tempat sajiannya yang aduhai bagi penduduk bumi.

lalu dan setiap waktu langit tak pernah mengenal kata jemu apalagi bosan menyajikan sebuah hal yang mempesona. Lihatlah bagaimana cantiknya ia tika bekerjasama dengan matahari. Langit saat Fajar di timur  atau senja di barat.  Membuka dan menutup hari dengan rupa yang manis sekali.

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s