Miss U Ibu


Mengeja Rindu pada Ibu.
Selaksa cinta miliknya yang ingin kembali dirasa.

Ibu…
Apa kabar ?…
Kami disini yakin. Syurga Allah jauh lebih nyaman bagimu. Benarkan?

ibu,
Sering kali, Rindu tanpa pernah memberi aba-aba atau kode. Tiba-tiba hadir menghampiriku.
Ingin kembali mendengarkan suaramu.
Ingin kembali merasakan dekap hangat milikmu.
atau usap lembut di pundak dan kepalaku olehmu
Ingin kembali mencium punggung tanganmu
juga melihat senyum manis nan tulus saat kau kerap mengantar kami pergi ke sekolah.

Bu…

Serasa sulit dipercaya bahwa  kehilanganmu adalah nyata adanya. Meski peristiwa kepergianmu itu sudah ribuan hari berlalu. sakit sekali rasanya. Pedih perih.
Hatiku serasa dicabut paksa. Guncangannya lebih dahsyat dari gempa terkuat yang pernah ada. Hingga  kini aku masih seolah tak percaya. Bahwa kau memang sudah tak ada di antara kami.

Aku masih berpikir bahwa dirimu hanya pergi sesaat. Seperti saat kau hendak  berbelanja ke pasar, Lalu  aku menyakini kau akan segera kembali. Ya seperti itu.
Namun entah sudah triliunan detik kau tak juga hadir. Karena memang dirimu sudah Jauhhhh sekali pergi.

Bu.
Tak pernah dalam sejarah rumah kita kami menangis bersama. Ayah kerap terhenti meneruskan bacaan ayatnya saat menjadi imam sholat seperti biasanya. Saat dulu pernah kita lakukan. Ia Sesenggukan menangis. Kekasihmu ibu. Maka, masa-masa dimana kau baru saja pergi, adalah masa tersulit bagi kami. Kami seolah pincang. Meski kerap berusaha menopang perasaan bersama.

Kini, Saat kerinduan kembali hadir. Dan hanya aku sendiri. Sebab jauh terpisah diantara mereka. Yang kerap aku lakukan, membuka lembar foto-foto dirimu. Membaca catatan tulisan di bukumu. Atau sekedar memejamkan mata, membayangkan raut wajahmu yang teduh.

bu…
Disini, kami sedang berjuang menjadi anak-anak terbaik.
Agar kelak, Allah mengizinkan kita bertemu lagi.  Di Jannah-Nya. Insyaallah.

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di My Diary. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s