How Long??


Dan entah…
sudah jutaan detik aku disini, menunggumu
Tapi Kereta yang kau tumpangi belum juga tiba.
Aku tetap menunggumu.
Karena telah lama kudapati kabar, bahwa kau akan datang. Pasti
Aku sangat menyakini berita itu.

Entah sudah berapa buku kulahap.
sebagai temanku dalam menantimu disini.
Namun kau belum juga nampak terlihat…
sesekali aku tengadah.
menatap langit, ah masih cerah.

Melihatnya ke atas, semangatku menunggumu belum runtuh…
Entah sudah kali keberapa aku melihatNYA keatas
Berharap pintu-pintu kebaikan terbuka untuk menerima pintaku tentangmu:
“Semoga kau tetap dalam keimanan yang baik”

 

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s