semeses and side effect


Pas masih jadullll banget. Orang-orang ngucapin hari raya pake surat. Nah sekarang yang sudah jamannya teknologi, semua jadi serba praktis. Udah nggak ngetren lagi mau ngucapin selamat lebaran pake surat menyurat. Sekarang udah saatnya semua pake semeses alias es-em-es.  Tulisan smsnya pun beragam sekali. Mulai dari pantun-pantun mendayu. Itsilah-istilah kedokteran seperti : Banyak dosa tak terdeteksi dengan USG, tak terdengar oleh STETOSKOP, dan tak terlihat dengan Rontgen dan CT Scan…dan bla…bla…bla. Ada yang ngucapin kayak cerita sampe 3-4 layar sms.  Namun yang simpel juga tak sedikit.  Tapi itulah manusia yang memiliki cara berpikir yang berbeda. Maka saya menyebutnya dengan istilah kreatif.

Kuantitas semeses yang datang jelang Ied Adha kemarin di hape saya tak sebanyak semeses yang datang tika Ied Fitri. Yang membuat saya sendiri terkadang kelabakan untuk me-replay ke si Pengirim. Kalau sudah sangat capeknya, dengan kesadaran atas ketidaksopanan saya (?). Maka mengingat, menimbang. dan memutuskan (Heee :D), Maka Replay itu hanya berbunyi :” Ya, saya juga minta maaf.

Kemarin saat malam Ied Adha saya mendapatkan semeses dari nomor yang awalnya tak terdeteksi di hape saya. Untungnya seperti kebanyakan pengirim semeses lebaran, di akhir kata selalu ada tertera nama pengirimnya. Lalu semeses itu berbunyi begini: Ya Allah, Jadikanlah saudariku ini pemimpin yang tangguh di masa yang akan datang. Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Ied Adha 1432 H. Mohon Maaf  Lahir dan Bathin. D*** A*******.. # Totalitas dan Progresif#”.

Saya geleng-geleng kepala, senyum dan ketawa. Betapa melekatnya jiwa aktifis dan organisatorisnya sahabat saya ini. Sahabat semasa di DPMU  (Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas) yang berencana besar meng-KAMMI-kan semua anak DPM saat itu. Maklum si Bos Sekjennya KAMMI masa itu. Itu pun kalau saya tak salah ingat.

Dalam pengamatan saya saat itu, Sahabat saya ini orang yang juga begitu cerdas dalam taktik ‘politik’ ala mahasiswa kampus. Maka semeses yang beliau kirim diatas, menurut saya adalah semacam side effect-nya beliau  yang seorang aktifis hasil tempaan kuliah di Universitas Organisasi.

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di My Diary. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s