San *


Seorang gadis, tertidur lelap di lantai ditengah-tengah kamarnya. Tangan kanannya masih memegang buku ‘Serial Cinta’ tulisan Anis Mata, yang sudah kesekian kali ia baca. Disampingnya nampak layar monitor laptop memainkan Screen sever yang menampilkan ragam foto dirinya bersama teman-teman semasa kuliah dulu. Wajahnya mengguratkan kelelahan yang sangat.  Membuat sang gadis  lupa memasang alat pengusir nyamuk elektrik, hingga entah berapa ekor nyamuk yang sudah menempel dan menghisap dikulit dahi dan tangan. Semua tak membuatnya terusik. Padahal pula, magrib tadi ia  baru menyentuh 2 potong nutrijel dan segelas air sebagai pembuka puasa. Perutnya belumlah dimasuki nasi. Lapar. Tapi entah wajahnya memang terlihat lelah, tidurnya terlihat pulas sekali. nafasnya teratur. Tak ada suara. Lama sang gadis tertidur di lantai itu. Tanpa alas.

Azan isya sudah 1 jam lalu berkumandang. Sang gadis belum juga bergeming dari posisi tidurnya. Aktivitasnya yang seharian di luar rumah menyita segala energy yang ia miliki. Saat dinginnya lantai kian merasuki pori-pori kulit sang gadis. Barulah ia tersadar. Dicarinya hape, melihat jam berapa saat ini.  Nokia 1100 pemberian sang ayah menunjukkan kini sudah pukul  21.09. Ah rupanya sang gadis sudah tertidur 1 jam 39 menit lalu. Ia belum menunaikan kewajiban terhadap Rabbnya: Sholat Isya.

* Panggilan untuk perempuan dalam bahasa Jepang

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di My Diary. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s