ceremony and the prayer that I love


Sudah lama saya tak mengikuti upacara bendera sejak awal kuliah di pertengahan tahun 2006. Sampai pada pertengahan tahun 2010 ketika menjadi guru, barulah kembali kegiatan upacara tiap hari senin saya ikuti.

Dalam rangkaian upacara dimana pun berada urutannya saya pikir semua sama, tak terkecuali di Sekolah saya ini. Tapi meski demikian ada satu ‘episode’ yang paling saya suka dalam upacara pada tempat saya mengajar: Pembacaan doa. Teks doanya begitu cocok sekali dengan lingkungan akademisi, (hee??). Penuh penyadaran akan beban seorang generasi penerus bangsa bahwa perjuangan negara ada di tangan kami (siswa-siswi anak negeri).

Kata guru bidang OSIS, teks doa itu beliau ambil dari internet (heiyee). Saat saya search memang benar adanya. Adalah seorang bapak guru pengajar agama di SMAN 19 Bandung yang telah menuliskan teks tersebut. Namun teks dari internet dengan yang saya baca punya sekolah ada sedikit perbedaan dikalimat paragraf terakhir. A’la kulihal, very love this pray. 🙂

Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang
Saat ini kami berhimpun untuk melaksanakan rangkaian panjang perjuangan dan pelatihan kami dalam membina diri. Saat ini kami berusaha menumbuhsuburkan sikap kepahlawanan, nasionalisme, kebangsaan, dan kepemimpinan, sembari berserah diri kepada-Mu wahai Allah Yang Maha Kasih Sayang dan Terpuji.

Ya Allah Yang Maha Mengetahui,
Luaskan kesabaran kami, kokohkan kesungguhan kami, bersihkan hati kami agar kami tetap mampu berupaya keluar dari lilitan persoalan yang sulit kami pecahkan, agar kami bijak bersikap atas kekurangan, kesedihan, harapan, dan perjuangan yang belum selesai.

Wahai Penggenggam Jiwa, Pelembut Hati,
Eratkanlah tali persaudaraan diantara kami, sehingga setiap perkumpulan kami menjadi sinergi positif yang menghasilkan kekuatan dalam membangun kemaslahatan bagi umat manusia. Jauhkan kami dari sikap iri, dengki, licik, mementingakn diri sendiri serta segala perangai buruk.

Ya Allah Yang Maha Agung lagi Perkasa,
Curahkanlah atas para pemimpin kami petunjuk-Mu yang nyata, ketajaman mata hati, kesabaran yang membaja, kerendahan hati, keikhlasan dan rasa syukur yang tinggi dalam mengabdi-berkarya sehingga kami dapat memerankan peran kami dengan benar menuju arah yang benar.

Ya Allah Yang Maha Bijaksana,
Kami sadar bahwa keberhasilan tercapainnya hanya karena anugerah dari-Mu dalam kemampuan yang Engkau ttitipkan kepada kami, jasa guru kami, pemimpin kami, dan peran-peran disekitar kami. Sungguh kami tau diri sekirannya kami tidak dapat bersyukur ataskarunia-MU.

Ya Allah yang maha pengampun
Ampuni kami atas ketidaktahuan kami, kekhilafan kami, ampuni kami yang tidak bisa bersyukur atas limpahan rahmat-Mu, ampuni keluh kesah kami padahal kami tahu ada ribuan hal yang patut disyukuri. Ampuni orang tua kami, saudara-saudara kami, guru-guru kami, para pahlawan bangsa, dan agama kami. Sesungguhnya kami telah menganiaya diri kami sendiri.

Ya Allah Yang Maha Mengabulkan Do’a,
Karuniakanlah kepada generasi muda, kepada bangsa kami, keimanan, ketaqwaan, dan segala kualitas yang baik bagi majunya negara kami, bimbing kami selalu agar kami dapat menjadi bangsa yang mandiri dan maju, bimbinglah kami agar kami mampu mewujudkan cita-cita luhur para pendahulu kami menjadi bangsa yang memiliki keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran bagi siapa saja yang tinggal di dalamnya. Kabulkan dan perkenankan doa kami, sebagaimana Engkau mengabulkan doa orang-orang yang shaleh.

Aamiiin ya Rabbal ‘alamiin.
Wassalamualaykum Wr. Wb.

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan.. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s