Dandelion kita



Ini Dandelion,

aku tidak bermaksud meniupnya agar ia hinggap dan tumbuh di tanahmu.
Karena bagiku, hembusan angin dari tuhan kita yang lebih berhak hingga menerbangkannya ke tempatmu.

Itu lebih indah.

Iklan

Tentang deapratini

......
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s